How fragile we are…
Assalamu’alaikum Wr Wb
Kejadian baru-baru ini - tentang kematian - walaupun bukan yang pertama, tetapi tiap kalinya selalu menarik-narik paksa kesadaran kita yang selama ini dan selalu terlena dengan kehidupan dunia untuk berpaling kembali ke jalannya yang benar…
Seringkali beberapa kawan - yg masih maupun yg gak ada - menilai saya sebagai seorang cerewet yang ribut dengan nasehat-nasehat, yang rela buang-buang pulsa untuk berkoar-koar ttg apa yang harusnya dilakukan dan apa yang harusnya tidak, hal sepele tentang kehidupan, hal remeh temeh, hal kecil, sangat kecil… tetapi mereka yang gak ada selalu membalas balik memberi nasehat terbesar tentang kehidupan; "kematian"…
Rasulullah Muhammad SAW pernah berkata; "bahwa orang yang cerdas adalah orang yang selalu mengingat kematiannya"…. Fakta bahwa Allah SWT telah memberikan porsi ruang dan waktu bagi masing-masing manusia; sampai di mana kita melangkah dan sampai kapan kita berjalan… simple, basic tetapi selalu menghentakkan jiwa manusia; "When time is up, it is up"…"When space is run out, it is no more"…
Apa yang tersisa bagi kita yang masih ada; bisa dengan menghitung kembali, menghisab diri; apa yang sudah dilakukan untuk kebaikan dan apa yang sudah dilakukan untuk kejahatan selama umur yang telah diberi ini dan apa yang bisa dilakukan dari umur yang tersisa yang tidak diketahui kapan akhirnya…
Jika kita masih loss dengan kejahatan yang berlebih dari kebaikan, carilah segera keuntungan dengan berbuat kebaikan, jika sudah profit (Insya Allah, hanya Allah Yang Maha Mengetahui - manusia hanya meraba-raba), maka istiqomah (bertekad dgn konsisten) agar tidak menjadi loss, tetapi merasa kekurangan akan kebaikan lebih baik dibanding berfoya-foya dalam kejahatan, agar kita selalu haus akan perbuatan baik…
Rasulullah Muhammad SAW pernah berkata; " Bekerjalah untuk duniamu seperti kamu akan hidup selama-lamanya, dan beramallah untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati esok". Prinsipnya, Rasulullah mengajarkan agar tiap-tiap manusia selalu mempersiapkan diri sebaik-baiknya, dan memulai dengan menghitung diri sendiri adalah awal persiapan yang baik untuk akhirat, sehingga kelak orang akan tahu apa yang harus diperbuatnya…
Perbanyaklah amal ibadah dan kebaikan sebagai bekal kelak kita di sana dan hisab (hitung) - lah dirimu di dunia ini, sebelum mahkamah Allah digelar kelak untuk mengadilimu…
Semoga menjadi pelajaran…
"Cukuplah kematian itu sebagai penasehat". (Hadits; HR. Thabrani dan Baihaqi).
SUBHANNALLAH WALHAMDULILLAH WA LAA ILAHA ILLALLAHU AKBAR! (Maha Suci Allah dan Segala Puji Bagi-Nya dan Tidak Ada tuhan Selain ALLAH YANG MAHA BESAR!)
Wassalam
===========================
Ayat-ayat Allah dalam Al Quran sebagai pengingat, semoga kita menjadi orang yang mudah untuk diingatkan:
[Al Mu'min:67] Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).
[Ali Imran:185] Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
ALLAHU AKBAR!
====================================
[Al An'aam:162] Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
[Yaasiin:83] Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
[Adz-Dzaariyaat:55] Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.
March 4th, 2008 at 5:49 pm
Salam:)..
Suatu hari seorang ustad menantang kepada kami tentang kematian. Dalam ceramahnya, kematian adalah hal yang harus diingat, dan sebaik-baik kematian adalah khusnul khatimah:)..