Al Quran’s guide to Sabar

Assalamualaikum Wr Wb

Dalam rangka memberikan manfaat bagi masyarakat maka bersama ini saya berusaha menjabarkan arti kesabaran berdasarkan Kitabullah Al Quran Nur Karim.

Banyak dari kita mendefinisikan kesabaran dengan artian yg lebih sempit dari definisi sebenarnya. Sabar selama ini diartikan lebih ke arah negatif dengan melekatkannya kepada sikap mengalah atau pasrah sepasrah-pasrahnya terhadap keadaan yang menimpa, dimana sesungguhnya hal-hal tersebut adalah sebagian kecil dari aspek-aspek kesabaran itu sendiri.

Sesungguhnya kalau kita menggali kembali dalam Al Quran bahwa makna sabar itu lebih bermakna positif dan definisi tepatnya sebagai sikap "STAND FIRM" atau sikap yang teguh dan komit terhadap suatu proses agar tercapainya suatu tujuan.

[3:146] … Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah. Allah menyukai orang-orang yang sabar.

Jadi pengertian mengalah dan pasrah kepada keadaan, jika tidak dilengkapi dengan tahapan proses beserta tujuan akhirnya maka hal tersebut bukanlah bagian dari kesabaran.

Contohnya; jika kita mengalah untuk sementara agar tercapainya suatu tujuan akhir, dimana keadaan mengalah adalah suatu yg sulit untuk dapat diterima setiap manusia, tetapi kita tetap stand firm untuk mencobanya dilain hari agar tujuannya tercapai, maka mengalahnya pada saat itu adalah sebagian dari kesabaran. Tetapi jika mengalah adalah sebagai sikap akhir dikarenakan patah semangat menghadapi kesukaran, maka bisa jadi mengalahnya tersebut adalah lebih kepada sikap kurang komit dan lemahnya semangat perjuangan, dibanding makna kesabaran itu sendiri.

Untuk lebih jelasnya mari kita mengkaji apa yg disampaikan dalam Al Quran ttg kesabaran (demi alasan kemudahan saya sajikan dlm bentuk Q&A) ;

1.

Q : Apa yg harus disikapi dengan sabar?

A : kesenangan dan kesukaran dalam kehidupan ini, karena sesungguhnya kehidupan di dunia adalah sebagai cobaan dan dalam setiap kesenangan dan kesukaran ada cobaan dari Allah SWT. Suatu yang menyesatkan jika hanya mengartikan kesabaran itu hanya untuk suatu kesukaran saja. Sesuai dgn Ayatullah sbb :

[21:35] … Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.

Cobaan dalam bentuk kesenangan :

[8:28] Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.

Karena kesenangan dalam bentuk harta, kerabat, anak dan lain-lain dapat menjerumuskan manusia dalam kesombongan dan keingkaran.

Cobaan dalam bentuk kesukaran :

[2:155] Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan…

Karena kesukaran dalam bentuk ketakutan, kelaparan dan kekurangan dapat menjerumuskan manusia ke dalam kemusyrikan dan kefasikan.

2.

Q : Apa manfaat dari sikap sabar?

A : Sikap sabar dan dilengkapi dengan shalat adalah sebagai penolong manusia agar tidak melenceng dari keimanan dan ketakwaan sebagai kendaraan menuju tujuan akhir yaitu ridho Allah SWT serta dengan kesebaran maka niscaya keberuntungan dari Allah selalu menyertai. Selain itu, sesungguhnya Allah SWT selalu bersama orang-orang yang sabar karena orang2 yang sabar akan dianugerahi sifat-sifat yang baik.

[2:153] Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

[3:200] Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.

[13:22] Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),

[41:35] Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.

3.

Q : Apa ciri-ciri orang yang bersabar dan apa reward dari suatu kesabaran?

A : Ciri-ciri orang yang bersabar adalah mereka yang jika ditimpa musibah selalu mengucap : Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun yang artinya "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali". Reward dari kesabaran adalah keberkatan yang sempurna serta rahmat dan petunjuk dari Tuhannya, bahwa hidupnya orang2 yang bersabar selalu dilengkapi dengan hikmah (wisdom) dan manfaat serta dijauhkan dari kesia-siaan selain dari pahala dan ampunan.

[2:155] …Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

[2:156] (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun" (Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali).

[2:157] Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

[33:35] Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta’atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.

[31:31] Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan ni’mat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.

The ultimate reward dari suatu kesabaran selama di dunia adalah kemenangan di hari akhirat kelak ;

[23:111] Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaraan mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang."

[25:75] Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam syurga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,

4.

Q : Apa syarat untuk bersikap sabar?

A : Syarat utama dari bersikap sabar adalah seperti yang saya sampaikan di atas, yaitu adanya suatu tujuan, dalam hal ini adalah bersikap khusyu’ yaitu dengan meyakini akan pertemuan dengan Tuhannya dan mengimani bahwa kita semua akan dikembalikan kepadanya.

[2:45] Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,

[2:46] (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.

Selain itu, untuk dapat bersabar thdp sesuatu maka kita diwajibkan untuk memiliki pengetahuan thdp sesuatu tersebut, maka diwajibkan kepada kita untuk selalu menambah berbagai pengetahuan.

[18:68] Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?"

5.

Q : Apakah kesabaran sebagai bagian dari keimanan dan ketakwaan

A : Iya, sesuai dengan Ayatullah sbb ;

[2:177] … akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

6.

Q : Apakah sikap sabar juga diamalkan oleh para rasul dan orang-orang terdahulu?

A : Iya, para rasul-rasul Allah dalam perjuangannya menegakkan tauhid yang sangat berat selalu diiringi dengan sikap sabar serta orang-orang terdahulu telah mengamalkan kesabaran sesuai dengan perintah Allah SWT.

[46:35] Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar…

[6:34] Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Allah kepada mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.

[16:127] Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.

[21:85] Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.

[37:102] Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".

[7:128] Musa berkata kepada kaumnya: "Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa."

[38:44] Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat ta’at (kepada Tuhan-nya)

[31:17] (Luqman berkata) Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

Bani Israil dilepaskan dari Fir’aun adalah berkat kesabaran mereka ;

[7:137] Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya. Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir’aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka.

7.

Q : Banyak orang merasakan sabar adalah suatu kesia-siaan apakah betul?

A : Tidak, karena kesabaran seperti halnya perbuatan kebaikan lainnya, tidak akan pernah berakir pada kesia-siaan.

[11:115] Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.

8.

Q : Apakah kesabaran mampu menciptakan kehidupan bermasyarakat yang baik?

A : Iya, karena saling bahu membahu dalam kesabaran dan kebaikan selain suatu hal yg decent untuk dilakukan, maka masyarakat yg demikian itu akan selalu mendapat ridho dari Allah SWT dan dijauhkan dari kerugian-kerugian yang dapat menghancurkan suatu masyarakat.

[103:1] Demi masa.

[103:2] Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

[103:3] kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

=====================

Maka dari itu marilah kita mengamalkan kesabaran selama hidup di dunia ini agar setiap langkah kita selalu mendapat ridho dari Allah SWT.

Maka bersabarlah dalam kehidupan dunia ini baik dari kesenangan maupun kesukaran, karena bersabar di hari-hari akhirat kelak adalah suatu keterlambatan ;

[14:21] Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong: "Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan daripada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja? Mereka menjawab: "Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri".

Wallahu a’lam bishawab

[2:153] yaa ayyuhaalladziina aamanuu ista’iinuu bishshabri washshalaati innallaaha ma’ashshaabiriin

One Response to “Al Quran’s guide to Sabar”

  1. hikmah Says:

    Assalamu’alaikum

Leave a Reply